Apakah Pengadaan yang Seragam Selalu Menghasilkan Pemerintahan yang Efisien?

Di atas kertas kalkulator fiskal, keseragaman adalah lambang keteraturan dan kemenangan rasionalitas manajerial. Gagasan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah harus diseragamkan dari pusat berangkat dari sebuah premis yang tampak kokoh: jika ribuan organisasi perangkat daerah di seluruh penjuru tanah…

Kalau Kebijakan Makin Terpusat, Apakah Pengadaan Daerah Masih Bisa Fleksibel?

Di atas kertas regulasi, kata fleksibilitas selalu terdengar memikat dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa publik. Fleksibilitas dimaknai sebagai kelincahan aparatur dalam merespons dinamika lapangan, kecepatan eksekusi anggaran, serta ketepatan merancang kontrak pengadaan yang pas dengan kondisi riil masyarakat.…

Otonomi Daerah Makin Sempit, Apa Dampaknya bagi Pengadaan Barang/Jasa?

Dua puluh lima tahun silam, gelombang reformasi melahirkan desentralisasi dengan satu janji besar: mendekatkan pelayanan publik kepada rakyat dan memberi mandat kepada pemerintah daerah untuk mengelola rumah tangganya sendiri. Pengadaan barang dan jasa diposisikan sebagai tuas utama perwujudan otonomi tersebut.…

Ketika Anggaran Dipotong Setelah Perencanaan Pengadaan Sudah Dibuat

Tidak ada situasi yang lebih menguras energi mental aparatur pengadaan selain menyaksikan tumpukan dokumen perencanaan yang telah disusun berbulan-bulan mendadak kehilangan pijakan anggarannya. Bayangkan skenario yang lazim terjadi di lingkungan pemerintah daerah: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim perencana, dan pejabat…

TKD Turun, Kontrak Pengadaan Terancam? Ini yang Harus Dipahami PPK

Kabar mengenai pemangkasan atau penundaan Transfer ke Daerah (TKD) selalu menjadi momok paling menakutkan bagi birokrasi daerah, namun beban psikologis dan yuridis terberat dari peristiwa tersebut sesungguhnya bermuara pada satu sosok: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Ketika pimpinan daerah dan Tim…